Manchester United

Pages

Ads 468x60px

Featured Posts

Popular Posts

Premier League

Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula

Cara budidaya ikan gurame dapat anda lakukan sendiri di lingkungan sekitar rumah dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada. Bisnis ikan gurame memang menggiurkan. Jenis ikan ini merupakan ikan air tawar yang dibuddayakan sebagai komoditi pangan yang menguntungkan. Ikan gurame merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mudah untuk dibudidayakan sekalipun untuk para pemula yang baru saja terjun ke bidang budidaya ikan gurame. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara budidaya ikan gurame, anda harus memperhatikan beberapa hal berikut agar bisnis budidaya ikan gurame anda berhasil.

Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Gurame
Agar berhasil dalam membudidayakan ikan gurame, banyak faktor yang harus anda perhatikan dalam tata cara budidaya ikan gurame. Berikut cara budidaya gurame persembahan dari kami :
1. Persiapan kolam ikan gurame

Kolam adalah faktor yang penting dalam tata cara budidaya ikan gurame. Untuk itu, anda perlu mempersiapkan kolam sebagai tempat budidaya ikan gurame tersebut. Kolam yang dipersiapkan untuk budidaya ikan gurame berjumlah 6 empang antara lain kolam untuk penyimpanan induk, pemijahan, pemeliharan/ pendederan benih, pembesaran dan kolam pemberokan.
Ukurlah kolam 10×10 m. Kemudian buatlah pematang dengan lebar ½ m dan ketinggian 1 m. Buatlah tempat pemasukan dan pengeluaran air. Kemiringan kolam 3-5%. Gemburkanlah tanah untuk kolam dengan memberi pupuk kandang. kemudian masukkan air dan biarkan selama seminggu. Ketinggian kolam antara 0,75-1 m.
Selain memperhatikan kolam sebaga tempat budidaya, anda juga harus memperhatikan lokasi kola untuk budidaya. Untuk hasil yang maksimal, budidaya dilakukan di tanah dengan ketinggian 400-500 dpl, pH 6,5-8 dan suhu 24-280C.
2. Penyebaran benih dan pemeliharaan
Anda perlu mempersiapkan benih indukan yang tepat agar menghasilkan ikan gurame yang berkualitas. Indukan yang baik berumur 2-5 tahun, bentuk badan normal dan ideal, dan gerakan normal. Bila anda membiakkan indukan gurame sendiri, caranya: pilih induk terpilih (20-30 ekor pada kolam 10×10 m), diberi makan daun-daunan dan dedak halus. Kemudian induk masukkan ke kolam pemijahan. Keringkan kolam dan biarkan 5 hari, lakukan pengapuran dan pemupukan. Untuk pemeliharaan bibit, benih yang telah berumur 1-2 bulan setelah menetas dapat dibesarkan di kolam pendederan. Benih ditebarkan dengan kepadatan 30 ekor/m2 dengan panjang benih 5-10 cm. Makanan yang diberikan pada kolam pemeliharaan ini antara lain: rayap, daun-daunan yang dihaluskan dan dedak halus yang telah dilumatkan dengan air panas. Beri makan seminggu sekali dengan takaran 1 kaleng besar/ 100 ekor ikan. Pendederan dilakukan selama 1-2 bulan.
Tata cara budidaya ikan gurame yang selanjutnya adalah pemeliharaan atau pembesaran. Pembesaran apat dilakukan monokultura (hanya kan gurame) atau polikultur (dibesarkan bersama jenis ikan lain seperti ikan mas, tawes, lele, mujair). Cara ini lebih menguntungkan karena pertumbuhan ikan gurame tergolong lambat.
Pemupukan merupakan salah satu hal yang penting dalam budidaya ikan gurame karena memenuhi asupan dan pertumbuhan ikan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk kandang dan pupuk kimia. Umumnya pemupukan dilakukan 1x dalam pemeliharaan. Saat kolam dikeringkan, berilah pupuk kandang 7,5 kg tiap 100m2 sampai ketinggian 10 cm dan biarkan selama 3 hari. kemudian gunakan pupuk TSP atau UREA 500 g/m2. Untuk pakan dapat digunakan pelet, daun singkong, pepaya, kangkung, dadap, labu dan ubi jalar.
3. Pemanenan ikan gurame
Tentu cara budidaya ikan gurame dapat dikatakan berhasil bila anda mampu memanen ikan gurame secara maksimal. Ikan gurame umumnya dapat dipanen sesuai dengan permintaan pasar. Untuk pemanenan benih dilakukan setelah 1 bulan, sedangkan untuk gurame dewasa setelah 2-3 tahun dengan panjang 25-35 cm dengan berat 300-700 g.  Pemanenan dilakukan dengan penyurutan air kolam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar